Yang kedua, terletak di pembuluh darah yang menghidupkan potensi khayalan. Sama halnya dengan yang pertama, jika itu menegang karena kita terlalu sering mengkhayal maka setan kemungkinan besar bisa masuk.

Yang ketiga, di pembuluh yang terletak di bawah telinga. Ini bisa menimpa mereka yang malas, kurang kreatif, tidak punya semangat hidup, cemas, dan putus asa.

Selain orang yang stres, siapa lagi yang berpotensi kesurupan?

Mereka adalah ahlul bid'ah. Orang yang fisiknya sehat namun akidahnya rusak. Mereka inilah orang-orang yang menyenangi ajaran-ajaran yang dicampuradukkan seperti ajaran Islam dengan ajaran tradisi seperti kejawen dan sebagainya. Karena, itu banyak kiai atau ustaz yang mengajarkan ilmu kekebalan, atau ilmu mengobati dengan memindahkan penyakit ke kambing, ada juga yang mengobati namun bekerja sama dengan jin.

Orang-orang seperti ini ketika mencari ilmu dengan cara tidak syar'i, seperti puasa mutih 40 hari 40 malam, zikir yang bid'ah, mandi air kembang, minta wangsit ke kuburan, dan sebagainya. Mereka yang melakukan hal ini juga mudah kemasukan dan dikuasai setan. Inilah, kalangan ahlul bid'ah dalam Islam.