Dilansir Kompas.com, Al-Battani lahir sekitar tahun 858 di Harran dekat Urfa, Turki. Orang Eropa mengenalnya sebagai Albategnius. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Jabir bin Sainan al-Raqqi al-Harrani al-Sabi al-Battani.

Sejak kecil, Al-Battani tertarik pada keilmuan yang digeluti ayahnya, yaitu ilmu pengetahuan mengenai benda-benda langit. Ketertarikannya tersebut membuatnya bertekad mempelajari astronomi.

Baca Juga: Mengenal Tukul Arwana, Berjuang dari Bawah hingga Jadi Pelawak Sukses

Ketika usianya menginjak 20 tahun, keluarganya pindah ke Raqqah. Di tempat baru itu, Al-Battani semakin giat belajar ilmu astronomi dan mulai melakukan penelitian.

Di Raqqah, Al-Battani mulai mempelajari naskah kuno karya Ptolomeus yang semakin membuatnya jatuh cinta pada astronomi.