Sehari-hari, Amaq Sinta dan istrinya, Mariana (32), bekerja sebagai petani. Ia mengaku selama hidupnya tak pernah mengenyam pendidikan.
Baca Juga: Hendak Lerai Keributan Kakaknya, Pria di Kupang Ini Malah Ditikam
"Saya ini orang tidak sekolah, hanya petani tembakau," ungkapnya.
Lebih lanjut, sebelum insiden pembegalan, Amaq Sinta bercerita, sang istri memang menyuruhnya membawa pisau dapur untuk berjaga-jaga.
Baca Juga: Jadi Tersangka Penganiaya Ade Armando, Ini Cerita Abdul Latip Berangkat ke Jakarta Modal Rp 300.000
