Jika ingin mendapatkan informasi lebih detail terkait Batu Popaua, telah disedikan pemandu lokal yang berpengetahuan luas tentang sejarah dan tradisi lokal siap memberikan penjelasan tentang arti dan nilai-nilai penting yang terkait dengan batu ini.

“Jadi Batu Popaua sengaja dipagari seperti ini, supaya tidak sembarang  dimasuki baik oleh hewan ataupun pengunjung. Kalau mau berfoto dan melihat langsung bentuk batunya, pengunjung dikenakan tarif Rp 5.000 per orang, tapi kalau mau dijelaskan lebih jauh harus ambil paket dan akan dipandu oleh tour leader-nya langsung,” beber Umi, salah seorang pemandu wisata lokal.

Pemerintah Kota Baubau telah melakukan upaya promosi Batu Popaua sebagai salah satu daya tarik wisata sejarah yang penting di Sulawesi Tenggara. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk mengunjungi situs ini dan mengeksplorasi kekayaan sejarahnya.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Kota Kendari dari Puncak Victo di Kampung Watu-Watu

Dengan meningkatnya minat wisatawan, fasilitas dan aksesibilitas ke Batu Popaua dan beberapa situs bersejarah lainnya yang ada di sekitar Batu Popaua juga terus ditingkatkan.