Nah, apabila depresi saat hamil tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut dapat mengancam kehidupan janin. Saat ibu hamil mengalami stres, hormon kortisol akan meningkat dan memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan.

Sejumlah risiko yang dapat timbul akibat depresi saat hamil, yakni keguguran, terutama pada depresi di trimester pertama, berat badan lahir rendah (BBLR) saat bayi lahir dan kelahiran prematur.

Selain itu, ibu yang mengalami depresi saat hamil juga berisiko mengalami depresi pasca persalinan atau postpartum depression. Bila hal ini terjadi, ibu akan kesulitan untuk merawat bayinya yang baru lahir sehingga kesehatan dan keselamatan bayi pun ikut terancam.

Baca Juga: Awas, 5 Penyakit Ini Sering Terjadi Usai Lebaran

Sebelumnya, salah satu yang pernah mengalami hal serupa yakni penyanyi Britney Spears. Ia berbagi pengalamannya dengan depresi perinatal selama kehamilan sebelumnya.