Dia menambahkan, dahulu tidak ada yang namanya pacaran untuk para remaja. Jadi Kabhanti Modero dilaksanakan untuk ajang pendekatan para muda mudi.

Baru-baru ini remaja Desa Lamaeo, Kecamat Kabawo, mengadakan festival Kabhanti Modero dengan tema "Lestarikan kearifan lokal demi terwujudnya generasi berbudaya."
Pemuda dan mahasiswa desa mengadakan Kabhanti Modero karena melihat budaya ini sudah hampir punah dan banyak anak muda yang tidak mengetahui apa itu Kabhanti Modero.
Ketua panitia kegiatan, Mohammad Yamin mengatakan, dari sudut pandang dia, Modero itu adalah suatu tarian budaya Muna yang mana saling berbalas syair gombalan. Sebagai anak muda ia melihat Modero itu salah satu identitas dari kebudayaan Muna dan harus dilestarikan salah satunya lewat pameran.
