Baca Juga: Didirikan Sultan Buton ke-29, Bangunan Masjid Quba Masih Bentuk Asli
"Kami berharap bukan saja Modero namun kebudayaan Muna lainnya agar pemerintah memberikan support untuk kegiatan kebudayaan seperti ini," ujarnya.
Hasil penelusuran Telisik.id kepada beberapa anak muda yang berasal dari Pulau Muna, ternyata banyak dari mereka tidak mengetahui tradisi Kabhanti Modero bahkan ada yang belum pernah mendengarnya sama sekali.
Seperti halnya Muhammad Fiqram salah seorang pemuda dari Muna yang sama sekali tidak mengetahui apa itu Kabhanti Modero.
"Saya tidak tau apa itu Kabhanti Modero dan saya juga tidak pernah melihat orang-orang melakukan tradisi itu," tuturnya. (A-Adv)
