Masyarakat Muna sering mengikutsertakan Kaghati dalam perlombaan layang-layang tingkat nasional dan internasional untuk melestarikan keberadaannya. Pada tahun 1996 dan 1997, layang-layang Kaghati bahkan mendapat penghargaan sebagai layang-layang paling alami dari kalangan pecinta layang-layang.
Salah seorang warga Muna, Amir Ahmad, pada Telisik.id mengatakan, akan mempersiapkan layangan terbaik yang cukup besar. Terlebih lagi jika ada yang diperlombakan, ia akan mencari dan mengumpulkan bahan dari kampungnya seperti daun nenas dan bambu kualitas terbaik.

Sebelumnya, pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Muna telah sukses menyelenggarakan Festival Kaghati Kolope dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan pihak terkait.
Pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan kepuasannya dengan pelaksanaan festival tersebut dan telah menetapkan Kaghati Kolope dalam kalender tahunan nasional.
