PENAJAM PASER UTARA, TELISIK.ID - Desain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur, mengangkat bentuk burung garuda yang megah, karya seni Nyoman Nuarta. Rancangan yang dikenal dengan nama Istana Garuda ini tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga simbol persatuan dan kemajuan teknologi serta seni.
Istana Garuda akan menjadi bagian integral dari Istana Kepresidenan Nusantara, dibangun di lahan seluas 55,7 hektare dengan luas tapak 334.200 meter persegi. Nyoman Nuarta menegaskan bahwa desain ini bukan sekadar landmark, tetapi merupakan representasi dari pencapaian dan keindahan yang diharapkan bisa menjadi magnet baru bagi pariwisata Indonesia.
"Istana Garuda dirancang sebagai ‘sesosok rumah’ yang berasosiasi pada burung Garuda. Perpaduan antara seni, sains, dan teknologi selalu mewarnai bangunan ikonik di seluruh dunia," ujar Nuarta, seperti dilansir dari setneg.go.id, Kamis (15/8/2024).
Burung Garuda, simbol persatuan dan lambang negara Bhineka Tunggal Ika, dipilih karena menggambarkan keragaman Indonesia, dari adat istiadat hingga kepercayaan. Desain ini bertujuan untuk mencerminkan persatuan dan kekuatan bangsa.
"Presiden akan berkantor di Istana Garuda, seolah berada di garis depan untuk memimpin bangsa ini menggapai cita-cita dan keadilan sosial. Peran ini mengandung bahasa keindahan dan kewibawaan sebagai pemimpin bangsa besar," tambah Nuarta.
