"Jika ruang-ruang ini dimanfaatkan secara optimal, maka Istana Garuda akan tumbuh menjadi magnet baru bagi pariwisata Indonesia," ungkap Nuarta.
Desain Istana Garuda yang disetujui oleh Presiden Joko Widodo pada Januari 2022 melalui sayembara, adalah hasil dari undangan yang diterima Nyoman Nuarta bersama 20 arsitek lainnya. Nuarta, yang terkenal dengan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, terpilih setelah melalui presentasi dan seleksi ketat oleh Kementerian PUPR dan Presiden Jokowi.
"Desain ini mencerminkan bahwa pembangunan Indonesia tidak lagi Jawa-sentris, melainkan Indonesia-sentris," kata Deputi Sosial Budaya OIKN, Alimudin.
Desain burung garuda ini juga dimaksudkan untuk mencerminkan kemandirian bangsa, berbeda dari desain istana sebelumnya yang bernuansa kolonial. Dengan pembangunan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,34 triliun, Istana Garuda diharapkan dapat memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang maju dan bersatu. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
