Baca Juga: Karakter Spiritual dan Sosial Harus Dipersiapkan Hadapi Era Society 5.0

Merkurius itu sendiri merupakan nama dewa Romawi yang bergerak cepat.

Merkuri berwarna putih keperakan, berupa cairan tak berbau dan mengkilap.

Merkuri perlahan menguap di udara lembab, dan membeku menjadi padatan lunak, seperti timah atau timbal pada suhu 38,83 Celcius (?37,89 Fahrenheit). Mendidih pada 356,62 Celcius (673,91 Fahrenheit).

Merkuri itu beracun. Keracunan dapat terjadi akibat menghirup uap, menelan berupa senyawa larut, atau menyerap merkuri melalui kulit.