Sementara itu, Febrianti Nursaqinah, sang wanita yang diposipo, menambahkan bahwa prosesi ini juga disertai doa agar rezeki keluarga semakin lancar.
Baca Juga: Hutan Pinus Samparona, Primadona Wisata Alam di Baubau
"Saat salam, biasanya diberikan amplop termasuk orang tua dan mertua," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa untuk isi talang, ini terdapat aturan yaitu diputar kanan dahulu oleh bhisa sebelum dimakan. Isiannya juga diberi haroa yang manis-manis agar sang wanita memiliki keturunan yang baik.
"Bhisa juga ini menawarkan pijatan, tapi saya belum mau diurut, itu tergantung kepercayaan masing-masing,” ujarnya.
