Heryanto memaparkan program Satu Desa Satu Perawat. Menurut dia, Satu Desa Satu Perawat adalah solusi Indonesia sehat dan maju. Sebab data ril tentang situasi kesehatan masyarakat terekam di tangan para perawat yang bertugas di garis paling depan.
Baca Juga: Mengenal Muhad Yakin dan Ihram, Atlet Dayung Bersaudara Asal Wakatobi Sabet Segudang Prestasi
"Perawat berdiri di garis terdepan dan paling mengerti kalau berhubungan dengan kondisi kesehatan masyarakat, apalagi untuk menjadikan daerah sehat dan maju," tutur Heryanto.
Program “Satu Desa Satu Perawat” pertama kali diperkenalkannya pada tahun 2016 dan mendaptkan respon baik oleh Pj Bupati Bombana saat itu. Kemudian pada tahun 2019, “Satu Desa Satu Perawat” dipaparkan di hadapan pemerintah, sejawat PPNI dan Menteri Kesehatan (Menkes) dan dihadiri Ketua DPP PPNI beserta seluruh ketua PW PPNI se-Indonesia.
Perlu diketahui, sosok Heryanto adalah mantan ASN Bombana. Pada tahun 2013 ia memilih pensiun dini dan terjun ke dunia politik.
