Baca Juga: Efek Terlalu Sering Keramas Dapat Rusak Kesehatan Rambut

“Namun, di dalam usus anak-anak kecoa tersebut, cairan kuning itu berubah menjadi kristal-kristal yang bisa dicerna untuk waktu lama sampai mereka bisa mencari makanan sendiri," kata Profesor Barbara Stay dari Universitas Iowa, seperti dilansir VOA.

Sementara itu, dilansir dari kompas.com, sebelumnya sebuah tim periset yang dipimpin oleh pakar kimia Subramaniam Ramaswammy di Bangalore, India, telah mempelajari komposisi kristal-kristal yang ditemukan dalam perut anak kecoa itu.

“Kami mendapati bahwa susu kecoa ini tiga kali lebih tinggi nilai kalorinya dibanding susu kerbau, yang selama ini dianggap paling tinggi kandungan protein dan kalorinya,” kata Ramaswammy memaparkan hasil penelitian.

"Protein di dalamnya juga mengandung semua asam amino esensial," tambahnya.