Gerakan zikir ini mengibaratkan sebuah pohon yang diterpa angin kencang yang membuat daun-daunnya ikut terhempas ke tanah. Perumpamaan itulah yang menurut mereka sebagai upaya menggugurkan dosa dengan terus menyebut nama Allah. Selain itu, zikir ini juga sebagai bentuk penyatuan antara Tuhan dengan makhluk-Nya.
Bacaannya juga sederhana. Pertama, para jemaah melafalkan kalimat syahadat sebanyak 100 kali. Selanjutnya, jemaah hanya menyebut kata Illa Allah sebanyak 100 kali.
Kemudian dilanjutkan dengan kata Allah, juga sebanyak 100 kali. Pada zikir terakhir, yang disebut zikir rahasia, jemaah cukup berseru kata 'ah' dengan bilangan tak terbatas, hingga imam berhenti.
Baca juga: Bila Tidak Dilaunching, Inovasi Daerah Muna Tak Dinilai
Baca juga: Gegara Listrik Sering Padam, Air PDAM Tidak Mengalir
