Setiap tahunnya, tanggal perayaan Waisak berbeda-beda, tergantung pada penandaan kalender Buddha atau Buddhist Era (BE). Namun, umumnya jatuh pada bulan Mei. Dalam rangka menyambut hari suci ini, umat Buddha biasanya mengikuti berbagai rangkaian acara seperti meditasi, kebaktian, dan pindapatta. Setiap kegiatan memiliki makna dan tujuan yang mendalam.
Untuk memahami lebih dalam tentang Waisak, penting untuk mengetahui sejarah di balik perayaan ini. Waisak adalah festival yang dirayakan oleh umat Buddha untuk menghormati Buddha Gautama, yang dikenal sebagai Siddhartha Gautama.
Baca Juga: Begini Sistem Pengamanan Long Weekend Hari Raya Waisak Bertepatan dengan WWF ke-10
Ia adalah seorang guru spiritual yang hidup sekitar abad ke-5 SM. Siddhartha Gautama dilahirkan di Taman Lumbini dan mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi di Bodh Gaya, India. Pohon ini kini menjadi situs bersejarah yang penting bagi agama Buddha.
Buddha Gautama dikenal karena ajarannya bahwa kemewahan dan kekayaan tidak menjamin kebahagiaan sejati. Setelah menjalani kehidupan sebagai seorang tunawisma dan bermeditasi selama enam tahun, beliau mencapai pencerahan sempurna. Setelah itu, Buddha Gautama mengajarkan jalan menuju kebebasan dari ketidaktahuan, nafsu, dan penderitaan.
