Selain itu, ada samadhi pada detik-detik puncak bulan purnama yang ditentukan berdasarkan perhitungan falak. Puncak purnama ini bisa terjadi pada siang hari, tergantung pada perhitungan tersebut. Selain tiga upacara pokok tadi, perayaan Waisak juga meliputi pradaksina (mengelilingi candi searah jarum jam), pawai, dan berbagai acara kesenian.
Waisak tidak hanya sekedar perayaan, tetapi juga momen untuk merenungkan ajaran Buddha dan makna dari tiga peristiwa suci yang diperingati. Kelahiran Buddha Gautama menandakan awal dari perjalanan menuju pencerahan.
Baca Juga: Perayaan Trisuci Waisak Umat Budha Bakal Digelar Online
Pencerahan yang dicapai di bawah pohon Bodhi merupakan momen di mana Siddhartha Gautama menjadi Buddha, orang yang tercerahkan. Wafatnya Buddha Gautama atau parinibbana di Kusinara menandakan akhir dari siklus kehidupan dan kematian, serta pencapaian kebebasan dari segala penderitaan.
Di India, Waisak dikenal sebagai Buddha Purnima atau Buddha Jayanti. Perayaan ini mencakup upacara keagamaan, meditasi, dan berbagai aktivitas kebajikan. Di Jepang, hari lahir Buddha juga dirayakan sebagai Hanamatsuri, yang terkait dengan Hari Bodhi.
