KENDARI, TELISIK.ID - Pernahkah Anda mendengar istilah Vaginismus, yakni suatu kondisi dimana vagina tidak dapat dipenetrasi apa pun? Kondisi medis ini biasanya ditandai dengan pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sadar.

Mengutip Halodoc.com, hal ini merupakan reaksi otomatis tubuh terhadap rasa takut dari beberapa atau semua jenis penetrasi pada vagina yang mungkin setiap kali terjadi. Gangguan ini dapat menyebabkan kejang otot, nyeri, hingga penghentian pernapasan sementara.

Kelompok otot yang paling rentan terkena gangguan ini adalah pubococcygeus muscle group. Otot-otot ini berguna untuk mengontrol buang air kecil, senggama, orgasme, buang air besar, hingga melahirkan. Wanita yang mengidap vaginismus mungkin merasakan frustasi sehingga butuh penanganan medis segera. 

Kondisi ini dapat disebabkan oleh pemicu stres fisik, stres emosional, atau bahkan keduanya. Masalah ini mungkin saja terjadi sebagai antisipasi dari tubuh, sehingga pengidapnya mengharapkan hal tersebut untuk terjadi. 

Beberapa pemicu vaginismus secara emosional, antara lain: