Namun, ketika voyeurisme menjadi kebutuhan yang tidak terkendali, perilaku ini berubah menjadi penyimpangan yang mengganggu.

Penderitanya mungkin tidak merasa puas secara seksual tanpa melakukan aktivitas voyeurisme, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif pada kehidupan pribadi dan sosial mereka.

Voyeurisme Sebagai Gangguan

Voyeurisme yang tidak terkontrol termasuk dalam kategori parafilia, yaitu gangguan seksual yang melibatkan aktivitas atau objek seksual yang tidak lazim.

Gangguan ini sering kali muncul karena faktor trauma masa kecil, penyalahgunaan narkoba, atau kondisi psikologis seperti hiperseks, depresi, dan gangguan kecemasan.