KENDARI, TELISIK.ID - Siapa yang tak mengenal sapi, salah satu hewan yang cukup banyak dijumpai bahkan menjelang Idul Adha pun menjadi salah satu hewan kurban.
Hampir di tiap negara memiliki sapi. Tapi tahukah kamu jika sapi yang berada Tibet berbeda dengan sapi di negara lain? Penasaran kan?
Dilansir dari wikipedia.com, yak, dalam bahasa Latin (bos grunniens) adalah sejenis sapi yang banyak ditemukan di Tibet dan wilayah sekitar Himalaya di Asia Tengah. Kata yak merujuk kepada spesies jantan sedangkan betinanya disebut dri atau nak.
Mengutip dari bobo.grid.id, umumnya yak berwarna gelap dan merupakan sapi liar. Tetapi ada juga yak yang diternakkan oleh manusia dan berwarna lebih cerah. Tubuh hewan ini ditutupi bulu lebat yang sekaligus menjadi pelindung dari cuaca dingin.
Tubuh yak termasuk besar, dan mencapai hampir 2 meter. Beratnya pun sekitar 400 hingga 500 kilogram. Ciri khas dari yak adalah kepalanya yang sering menunduk ke bawah.
