IRAK, TELISIK.ID - Setiap 10 Muharram, jutaan pemeluk mazhab Syiah di seluruh dunia menggelar perayaan hari Asyura di Kota Karbala dan Najaf Irak.

Hal tersebut mereka lakukan untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Hussein bin Ali bin Abi Thalib, dalam pertempuran Karbala serta berziara pada makamnya tersebut.

Pada upacara peringatan itu, ada yang namanya tradisi melukai diri yang dikenal dengan sebutan “Tathbir”. 

Konon, para laki-laki akan memukul dada mereka selama upacara berkabung. Peziarah pun mencambuk diri pakai rantai dan pisau hingga tubuhnya bersimbah darah.

Mengutip Vive.com, Jum'at (20/8/2021), para ulama Syiah telah berulang kali meminta peziarah menghentikan Tathbir karena dapat mencoreng reputasi umat Syiah. Namun, tradisi itu tetap bertahan.