“Dari sampah yang sudah kita kumpulkan itu, kalaupun kita tidak mau jual dan bawa ke bank sampah, minimal bisa dimanfaatkan di rumah. Jadi itu sebenarnya sehingga penting mengolah sampah ini,” sambungnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pengurangan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kendari, Sainul Latief mengatakan, kebanyakan sampah dihasilkan dari rumah tangga. Maka wajar saja kalau seringkali sampah berserakan terjadi di lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Rata-rata penghasil sampah terbesar itu dari rumah tangga. Makanya kami berharap ibu rumah tangga sebelum membuang sampah ke TPS atau bak sampah dari awal bisa menyediakan dua kantong yang berbeda, untuk sampah organik dan sampah anorganik,” katanya. (B-Adv)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali