Selain itu, La Bakry juga menegaskan, pemerintah daerah akan langsung mengambil alih pembangunan pelabuhan.

"Alasan Pemda mengambil alih pembangunan pelabuhan tersebut, karena menjaga kerusakan lingkungan, sebab daerah tersebut adalah hutan mangrove," jelasnya.

Jika keperluan aspal tersebut kata dia, secara nasional semakin banyak ataupun diekspor mengalami meningkat, maka seluruh pelabuhan aspal difokuskan di satu terminal.

"Untuk realisasi pengembangan telah dimulai tinggal menyelesaikan dokumen teknis, sehingga tahun depan bisa tereleasisasi. Tapi kalau dengan konsep difasilitasi oleh pemerintah melalui swasta, itu bisa kapan saja makin cepat makin baik," tutupnya. (B)

Reporter: Iradat Kurniawan