Air terjun Amarilis yang lokasinya tidak begitu jauh dari puncak. Pengunjung kerap kali menjadikan air terjun ini sebagai tempat persinggahan setelah dari puncak Victo. Foto: jadesta.kemenparekraf.go.id

 

“Selain kawasan camping ground, kampung wisata Watu-Watu puncak Victo memiliki kekuatan UMKM dan atraksi wisata pendukung, seperti air terjun dan sanggar seni. Beberapa UMKM di kawasan ini merupakan produk dan brand yang dikelola rumahan dan mampu bersaing, baik di tingkat daerah bahkan sudah dinikmati pengunjung internasional,” tulisnya.

Puncak victo ini selalu ramai dikunjungi saat akhir pekan, karena suasananya yang sejuk dan tak jauh dari pusat Kota Kendari. Selain itu, akses menuju puncak juga cukup mudah dan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit.

Di perjalanan menuju puncak, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah dengan suasana hutan yang tenang dan sejuk. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan beberapa tumbuhan dan hewan yang hidup di sekitar hutan seperti,  monyet pantat merah, burung kutilang, kuskus hingga babi hutan.

Salah seorang pengunjung, Sariana Musa mengatakan, aksesnya yang dekat dari pusat Kota kendari membuat puncak ini menjadi pilihan wisatanya bersama rekan-rekannya untuk sekedar melepas penat dan menghirup udara segar dan sejuk.