"Sikapi wabah ini secara positif, yaitu dengan menjadikan pendemi COVID-19 ini sebagai wasilah kita agar semakin sabar, semakin bertakwa dan semakin istiqomah," lanjutnya.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, bahwa dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang mati syahid ada lima, yakni orang yang mati karena ath-tha’un (wabah), orang yang mati karena menderita sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena tertimpa reruntuhan dan orang yang mati syahid di jalan Allah.”
Olehnya itu, ia menuturkan, orang beriman yang diuji dengan wabah penyakit, kemudian ia bersabar dan ridho dengan ujian tersebut lalu kemudian meninggal, maka ia meninggal syahid. Yakni syahid akhirat, yang mana masih tetap wajib untuk di mandikan dan dikafani seperti biasa.
Baca juga: Ambulans Pengantar Pasien Corona Asal Bombana Tabrak Pembatas Jalan
"Jadi, Insya Allah yang mati karena virus Corona akan syahid asalkan dia beriman kepada Allah SWT dan kepada Rasulullah," tuturnya.
