Puan Maharani tentu akan lebih dongkol, melihat kenyataan berdasarkan berbagai survei lainnya. Puan dipasangkan sebagai capres maupun cawapres, dirinya cenderung tidak kompetitif bahkan Puan cenderung memperlemah pasangannya, seperti disampaikan rilis SMRC (tirto.id, 23 September 2022).
Tanda Awal Kegagalan Komunikasi Politik
Puan Maharani telah dipercaya untuk melakukan silaturahim dengan ketua umum-ketua umum partai-partai lain untuk membangun koalisi namun pasca pertemuan itu malah kontra produktif.
Realitas pasca pertemuan itu adalah Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres dengan dipercepat pula. Pasca pertemuan dengan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar malah menghasilkan wacana Prabowo-Muhaimin menguat dari koalisi Gerindra-PKB.
Terakhir, pasca pertemuan dengan Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar, malah hasil survei LSI Denny JA menunjukkan Ganjar-Airlangga yang berpotensi menang.
