Opsi Puan Maharani jika dipelajari dengan seksama hanya menyisakan dua opsi. Pertama adalah kans Puan Maharani membangun koalisi PDIP dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Hanya saja gelagatnya PAN dan PPP lebih mengharapkan Ganjar Pranowo, ini dibuktikan oleh suara arus bawah internal kedua partai itu yang telah mendeklarasikan di beberapa daerah kepada Ganjar Pranowo.
Malah jika Puan Maharani yang diusung oleh KIB, berpotensi KIB bubar. Dan, jika PDIP menguat cawapresnya kepada salah satu partai diantara Golkar, PAN, dan PPP, maka kedua partai lainnya ditenggarai akan memilih kepada opsi bergabung pada poros lain di antara Koalisi Gerindra-PKB atau Nasdem-PKS-Partai Demokrat.
PDIP Maju Sendiri Tanpa Berkoalisi
Jika Puan Maharani lagi-lagi tak diperhitungkan dari kemungkinan sebagai capres dalam komunikasi membangun koalisi dari KIB plus PDIP. PDIP tetap kekeuh mengajukan Puan Maharani sebagai capres.
Maka opsi terakhir adalah PDIP memajukan pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi. Jika opsi ini dipilih tentu saja PDIP akan bersikeras agar Puan Maharani sebagai capres, sedangkan Ganjar Pranowo adalah cawapresnya.
