Baca Juga: Upaya PDIP Menahan Laju Dinamika Koalisi
Puan selama ini dianggap sebagai sosok yang elitis dan kaku. Runyamnya, ia dianggap tak dapat mendekatkan diri bersama masyarakat. Ia juga dianggap tak nyaman ketika berada di kerumunan dengan masyarakat. Ini ditunjukkan dengan polemik Puan Maharani saat dikerumunan masyarakat sedang membagi-bagikan kaos.
Ini Pekerjaan Rumah (PR) bagi PDIP untuk merubah image Puan Maharani. PDIP juga perlu memperhatikan mood dari Puan Maharani, juga membangun hubungan erat Puan dengan kader dan masyarakatnya. Namun, ini butuh waktu lama, dan juga perlu kenyamanan Puan Maharani melakukan itu dengan rasa sukarela dari hatinya.
Puan Maharani sebenarnya lebih tepat bekerja sebagai pejabat partai semata. Ia berpotensi besar selain Prananda untuk suksesi kepemimpinan ketua umum Megawati Soekarnoputri. Sedangkan untuk capres, PDIP lebih baik memberikan saja kepada Ganjar Pranowo.
Memajukan Ganjar Pranowo menunjukkan PDIP memang peduli aspirasi kadernya dan masyarakat. PDIP telah menunjukkan sebagai partai modern dengan rekrutmen terbuka, yang dipilih adalah kader yang memang dipilih oleh masyarakat, tidak lagi mengutamakan unsur nepotisme maupun politik kekerabatan.
