Hal penting lain yang perlu diketahui, apakah dokter bersangkutan tidak bermasalah secara etik, disiplin, dan hukum di negara asalnya. Uji dan seleksi ketat semacam ini bukanlah hal berlebihan. Sebab, pemerintah negara lain pun melakukan uji dan seleksi yang sangat ketat terhadap semua dokter yang akan bekerja ke negaranya.  

Menjadi Tuan di Negeri Sendiri

Menjadi tuan rumah di negeri sendiri boleh saja bermakna kebalikan dari wacana naturalisasi dokter asing. Dalam buku “Menjadi Tuan di Negeri Sendiri, Pergulatan Kerakyatan, Kemandirian, dan Kemartabatan” yang ditulis Adi Sasono, terasa sangat kuat dan bertenaga untuk mewujudkan bangsa Indonesia  yang mandiri, berdaya, berdaulat, dan merdeka dalam arti yang sesungguhnya. Kekuatannya semakin bertambah bila bacaan dilanjutkan ke buku, ”Rakyat Bangkit Bangun Martabat.”

Seperti diketahui, Adi Sasono adalah seorang aktivis. Beliau pernah menjadi Ketua Dewan Mahasiswa ITB (1965-1966), Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung, Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Bandung, pendiri Lembaga Studi Pembangunan (LSP) dan Ketua Umum ICMI (2000-2005). Selain sebagai aktivis, Almarhum juga pernah menjadi Menteri Koperasi dan Pembinan Pengusaha Kecil Menengah pada Kabinet Reformasi era Presiden B.J. Habibie.  

Menurut Adi Sasono, bila kita ingin mempercepat proses pembebasan bangsa dari kemiskinan dan ketergantungan dari bangsa asing maka harus terus-menerus menggelorakan semangat kerakyatan sebagai landasan kehidupan politik dan ekonomi nasional. Kita harus punya semangat membangun kemandirian dan percaya bahwa bangsa Indonesia mampu membangun kemandiriannya.