Tidak ada siapa pun yang menginginkan kehidupan, seperti hidup yang dialami Ningsih. Menjadi pemulung, yang terkadang menahan sakit seorang diri, Tidak bisa baca tulis dan membiayai hidup seorang diri. Orang lain yang berada diposisi Ningsih bisa jadi akan menyalahkan takdir. Namun Ningsih tidak. Berusaha tetap sabar dan bisa menerima takdir.
Harapannya, semoga orang-orang yang mengalami hal yang sama dengannya bahkan lebih buruk, mampu menjalani hari dengan lebih baik. Berharap orang-orang sepertinya mendapat perhatian lebih dan uluran tangan dari mereka yang lebih beruntung. (A)
Reporter: Nadwa Rifada
Editor: Kardin
