5. Mengingat kesengsaraan dan hukuman di akhirat akibat tidak menjaga lisan.
Dalam hal ini ada satu poin penting, ada kalanya lisan seseorang mengucapkan perkataan yang diharamkan dan ada kalanya lisan seseorang mengucapkan perkataan mubah, baik berupa omong kosong dan tidak ada manfaatnya.
Allah berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 12:
Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
Macam-Macam Maksiat Lidah
