Oleh: Efriza

Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus, dan Owner Penerbitan

BASUKI Tjahja Purnama alias Ahok didorong oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) maju sebagai calon gubernur (cagub) Sumatera Utara (Sumut). Nama Ahok mencuat disinyalir pasca partai ini konflik bukan saja dengan Joko Widodo (Jokowi) tetapi juga keluarga besar Jokowi.

PDIP mengajukan Ahok disinyalir karena PDIP kehilangan figur yang popular untuk dimajukan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Sumut. Ini terjadi setelah Bobby Nasution yang pernah menjadi kadernya juga menjabat sebagai wali kota Medan tak lagi mesra dengan PDIP.

Pasca Bobby resmi tak lagi menjadi kader PDIP. Menghadirkan sebuah kesadaran bersama yang dirasakan oleh PDIP. Ahok adalah satu-satunya Kader yang dianggap oleh PDIP berperangai berani dan berkarakter keras, sehingga dirasa pas jika diajukan sebagai cagub Sumut.