Sejauh ini, penggunaan pupuk pestisida sudah berkurang banyak. Penggunaan dalam kadar rendah pun dilakukan dengan proses yang panjang.
Misalnya, pupuk NPK dicampur dengan kotoran dan air kencing kambing, ditambahkan air disimpan dalam drum selama kurang lebih 21 hari baru bisa digunakan.
Selama masa pandemi COVID-19 masyarakat sudah berhasil menanam banyak jenis sayuran, di antaranya kangkung, bayam merah dan hijau, terong, cabai, dan juga mencoba buah bit.
"Bertanam dengan ilmu hasilnya akan lebih maksimal, kami mendapatkan banyak bantuan baik dalam bentuk media dan bibit, juga pelatihan," kata Ninik, salah seorang warga Yogyakarta.
Setelah Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengajak warga untuk memanfaatkan lahan lingkungannya untuk menanam, terutama selama pandemi COVID-19, kini di lorong-lorong kampung bertebaran tanaman dan sayuran yang siap dipanen.
