‘’Yang tahu tempat ini hanya warga sekitar desa atau desa tetangga saja, karena belum terekspos. Beberapa yang datang pun jarang mengabadikan lewat foto karena mereka fokus untuk mandi dan menikmati keindahan Kaoe oe,’’ jelasnya.
Baca Juga: Sempat Terlupakan, Pantai Taipa Kembali Jadi Pilihan Tempat Liburan
Warga desa lainnya, Alif Muhamad mengatakan, jika tempat tersebut dikelola dengan baik pasti bisa lebih bermanfaat lagi, karena mata air yang ada masih sangat murni dan tidak tercemar.
‘’Tapi tidak disarankan untuk datang di tempat ini di waktu senja atau menjelang malam, karena tidak ada bantuan penerangan,’’ujarnya.
Pemerintah setempat juga mengimbau untuk siapapun yang datang ke kaoe oe agar tetap menjaga kelestarian lingkungan agar menjadi aset untuk anak cucu di kemudian hari. (B-Adv)
