Ini merupakan alat penghasil oksigen tenaga listrik yang bisa dipasang di rumah maupun di RS yang dapat menyuplai oksigen berkapasitas 10 liter atau 5 liter per menit.

“Pemerintah berencana untuk membeli sekitar 20-30 ribu oxygen concentrator yang bisa menyediakan sekitar 600 ton oksigen per hari untuk rumah sakit dan bisa kita pinjamkan ke rakyat yang membutuhkan,” ujar Budi.

Terakhir, terkait obat bagi pasien COVID-19, Menkes menyatakan bahwa suplai obat-obatan yang dapat diproduksi di dalam negeri masih relatif terkontrol.

Selain itu, pemerintah pun terus mengupayakan untuk mendatangkan tiga jenis obat-obatan impor yang agar bisa memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Pertama adalah obat Remdesivir yang kami impor dari India, Pakistan, dan Cina.