"Pengamatan Kominfo terjadi peningkatan yang luar biasa dari kesadaran politik masyarakat soal mengetahui hal buruk dari hoaks yang perlu diperbaiki dan hoaks yang tak boleh ditindaklanjuti," jelasnya.

Kali ini, di Pilkada serentak 2020 opini buruk yang dilakukan terus-menerus dan dianggap sebagai kebenaran itu tidak terjadi dan sangat minimal terjadi di ruang digital selama Pilkada 2020 ini.

Lebih jauh, Johnny mengungkapkan, ketatnya pihak Kominfo beserta lembaga penyelenggara Pilkada dalam mengawasi penyebaran isu hoaks di dunia digital juga menyebabkan penurunan isu tersebut terjadi.

"Jadi ada tiga lembaga pemerintah melalui Kominfo, KPU dan Bawaslu yang sudah melakukan nota kesepakatan aksi dan deklarasi Indonesia lawan hoaks pada 28 Agustus lalu. Dalam nota tersebut kita sudah menetapkan akan menindak tegas para penyebar hoaks di Pilkada," demikian politikus Nasdem ini. (B)

Reporter: Rahmat Tunny