Sebab, kemajuan teknologi yang sesungguhnya memang tak bisa ditolak-tolak dan berciri pekat cepat dan mudah alias cepat saji itu, tidak dibarengi oleh antisipasi yang efektif bagi kecerdasan emosi dan moral.

Akibatnya, jadilah teknologi maju berkembang liar di tangan manusia-manusia yang pintar secara tak terkendali!

Di Tiongkok, dalam amatannya, kemajuan teknologi jauh meninggalkan Indonesia yang lebih cerdik meniru --sebuah metode dalam pendidikan anak-anak yang paling gampang.

Baca Juga: Don't Stop Talking about Palestina

Akan tetapi, di negeri tersebut --yang sering disentimeni oleh warga bangsa ini--, sulit ditemukan generasi penerus (anak-anak dan remaja) asyik bergadget-ria, terutama di saat-saat senggang atau di ruang-ruang publik. Sebab, menurutnya, pemerintah di sana punya kebijakan sendiri yang memang efektif dipatuhi untuk hal itu.