KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Sebanyak 16 orang honorer tenaga kesehatan (nakes) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Djafar Harun Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, melayankan protes ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Protes tersebut sudah disampaikan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kolaka Utara dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I di gedung DPRD Kolaka Utara, Jumat (12/9/2025) dua pekan lalu.

Keberatan belasan nakes ini merupakan imbas pasca mereka tidak tercover sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu kendati masa pengabdian telah memenuhi syarat.

Baca Juga: Bupati Muna Bangga Tim Futsal SMAN 2 Raha Wakili Regional Sulawesi pada Axis Nation Cup di Jakarta

Sebagaimana diberitakan telisik.id sebelumnya, salah satu honorer nakes, Sahi, yang hampir empat tahun mendedikasikan hidupnya sebagai perawat di kamar bersalin RS Djafar Harun Lasusua, mengungkapkan penyebab dia dan 15 nakes lainnya tak tercover PPPK paruh waktu.