Baca juga: Tiga Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sorong
"Kami bangga Lembaga Eijkman melakukan terobosan hari ini menggunakan mesin COBAS 6800 System yang dapat menguji 1.000 sampel per hari sehingga meningkatkan kapasitas uji sampel COVID-19 di Indonesia," ujar Bambang.
Sementara itu, Inspektur Utama BNPB Tetty Saragih menyampaikan, pihaknya memberikan dukungan terhadap keberadaan dan pengadaan mesin deteksi ini.
"Kami sangat bangga dan apresiasi dengan penggunaan kata per 24 jam, tegas, artinya sepanjang hari. Sesuai dengan pola kerja dalam penanggulangan bencana yang memang tujuannya adalah menyelamatkan nyawa manusia," ujar Tetty yang mewakili Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo.
Semangat penanggulangan bencana di LBM Eijkman diharapkan berperan secara signifikan dalam upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 yang dilakukan secara bersama-sama dengan ratusan laboratorium yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
