Baca Juga: Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap I, Ini Cara Akses Nama Penerima Lewat HP

“Jadi itu memang ada yang diaktifkan kembali karena memang benar-benar mereka membutuhkan. Tentu dengan catatan untuk tidak mengulang lagi,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, jumlah penerima yang diaktifkan kembali tidak sampai 100 ribu orang. Angka ini merupakan hasil dari proses verifikasi lapangan atau ground check yang dilakukan secara bersama antara Kementerian Sosial dan pemerintah daerah setempat.

“Dari 600 ribu itu nggak sampai 100 ribu yang diaktifkan kembali,” tambahnya.

Ia menjelaskan, sebagian penerima bansos yang sempat terindikasi judi online kemungkinan dimanfaatkan oleh pihak lain, sehingga rekening mereka tercatat memiliki aktivitas yang mencurigakan. Oleh karena itu, pemerintah memilih untuk tidak mengambil langkah seragam, melainkan melakukan penelusuran kasus per kasus.