“Semua program yang baik akan kami lanjutkan. Kami sudah pernah swasembada dan harus kami capai kembali,” ujarnya optimis.
Terkait perubahan cuaca ektrem El Nino yang saat ini berlangsung, Amran mengaku sudah pernah melalui masa sulit tersebut pada 2015. Ketika itu El Nino dapat dilewati dan produksi pertanian tetap tinggi.
“Kita sudah pernah melewati El Nino dengan sangat baik. Jadi tahun ini kami hadapi juga dengan cara yang terbaik,” katanya.
Amran pernah menjabat sebagai Direktur Utama Kelompok Usaha Tiran Group. Namanya dikenal besar karena formula racun tikus ampuh yang ditemukannya. Formula ini diberi label Tiran (Tikus Diracun Amran). Lebih dari 2,5 juta petani di Indonesia menggunakan formula racun tersebut.
Racun ini juga diekspor ke Jepang, Malaysia, Vietnam, Thailand dan sejumlah negara asia lainnya. Dari temuan inilah Amran menerima penghargaan Satyalancana dari Presiden SBY pada 2007 karena dinilai berhasil melakukan pengentasan hama pertanian di 168 kabupaten di Indonesia.
