Setiap Komando Daerah Militer (Kodam), kata Agus, telah memiliki rencana kontijensi, termasuk di antaranya untuk mewaspadai potensi kerawanan Pemilu 2024. Dia memastikan TNI akan tetap menjaga netralitas.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 yang meniti kariernya sebagai perwira pertama di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu sebelumnya mendampingi Jenderal Dudung sebagai Wakil Kepala Staf TNI AD, mulai 2022 sampai dengan 25 Oktober 2023.
Pernah bertugas sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta (2009-2011) dan menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pada 2020-2021. Agus juga merupakan salah satu perwira TNI yang berada di lingkaran dekat Jokowi sejak dia masih menjadi Wali Kota Surakarta sampai akhirnya sebagai Presiden RI.
Dudung Abdurachman yang menyerahkan tongkat kepemimpinan Kasad kepada Agus, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia atas kepercayaan yang telah diberi.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah menunjuk saya sebagai Kasad yang sudah saya melaksanakan tugas hampir 2 tahun dan tentunya terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia sehingga TNI masih di hati rakyat,” kata dia.
