"Yang kena banjir diberikan benih padi 2.000 hektare gratis. Hand traktor, combine harvester. Lalu, sudah ada bantuan 30 ton, kemudian minyak goreng 1.500 sudah terkirim," katanya.

Sementara, saat kunjungan di bantaran Sungai Wanggu, Jalan H Lamuse, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Barunga, Amran membawa bantuan senilai Rp 500 juta untuk korban banjir.

"Karena saya pernah merasakan, bencana ada Rp 500 juta seadanya, karena ini adalah kampung halaman saya," katanya.

"Pemerintah bergerak cepat atas perintah Presiden. Tadi malam bersama Bapak Presiden kita pantau seluruh Indonesia, apa keluhan rakyat, kita turun langsung, kami bawa solusi," tambahnya.

Baca Juga: Warga Sanua Kendari Digegerkan Penemuan Mayat Tersangkut di Batang Kayu Sungai Lasolo