“Menjadi tuan rumah bukan hanya soal menyelenggarakan acara, tetapi juga tentang menunjukkan keramahan, kehangatan, dan keikhlasan masyarakat Sulawesi Tenggara kepada seluruh tamu undangan. Kami ingin semua peserta merasa seperti di rumah sendiri selama berada di Bumi Anoa,” ujarnya.

Andi Sumangerukka juga mengajak para peserta dan tamu untuk menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya Sulawesi Tenggara.  

“Kami berharap seluruh kafilah dapat membawa pulang kesan positif dan cerita indah dari Bumi Anoa, yang dikenal sebagai miniatur Indonesia di kawasan timur,” kata Andi Sumangerukka.  

STQH Nasional XXVIII di Sulawesi Tenggara saat ini masih berlangsung di MTQ Kota Kendari. (B)

Penulis: Erni Yanti