Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penganugerahan gelar kehormatan adat ini menjadi motivasi besar untuk terus berbuat kebaikan dan mengabdi kepada masyarakat sebagai Menag.

Ia sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Sultan Buton dan masyarakat Kota Baubau atas penghargaan yang diterimanya.

Nasaruddin Umar menilai penghargaan tersebut merupakan simbol kuat persatuan antara adat dan agama yang berjalan seiring dan saling melengkapi.

“Agama tanpa adat tidak akan indah, begitu pula adat tanpa agama tidak berarti. Penyatuan keduanya menjadi fondasi penting yang melahirkan Indonesia,” ujarnya.

Nasaruddin Umar berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Baubau yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, untuk tetap mempertahankan adat istiadat dan menjalankannya sejalan dengan praktik ibadah sesuai keyakinan masing-masing.