Di lokasi itu, Bernardus Irmanto memaparkan berbagai langkah pengelolaan lingkungan yang dijalankan PT Vale. Program tersebut meliputi pengembangan nursery, rehabilitasi dan reklamasi lahan, pengelolaan sediment pond, hingga berbagai upaya pelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari kegiatan operasional perusahaan.
Fasilitas nursery menjadi salah satu bentuk implementasi komitmen PT Vale dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Selain berfungsi sebagai pusat pembibitan, fasilitas tersebut juga mendukung upaya rehabilitasi kawasan bekas tambang sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Perusahaan menyebut penerapan ESG tidak hanya diterapkan pada aspek lingkungan, tetapi juga diintegrasikan ke dalam seluruh siklus bisnis perusahaan. Melalui pendekatan tersebut, PT Vale berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Usai meninjau fasilitas tersebut, Rosan menyampaikan apresiasi terhadap praktik keberlanjutan yang diterapkan PT Vale di Morowali.
