Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), keluarga Hatta masuk dalam kategori desil satu atau kelompok 10 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Selain belum memiliki sanitasi yang memadai, kebutuhan listrik keluarga tersebut masih bergantung pada sambungan dari rumah tetangga.
Melihat kondisi tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan rumah Hatta akan segera memperoleh bantuan melalui program BSPS.
“Kita ingin bantuan ini tepat sasaran. Kondisi rumah seperti ini memang sangat layak dibantu,” kata Maruarar.
Ia menjelaskan pemerintah pusat meningkatkan secara signifikan alokasi bantuan rumah layak huni di Sulawesi Tenggara pada tahun 2026. Jika pada tahun sebelumnya bantuan hanya menyasar sekitar 1.129 unit rumah, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 8.973 unit.
“Kenaikannya sampai 742 persen. Ini bukti keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil yang membutuhkan rumah layak huni,” ujarnya.
