Dari total bantuan tersebut, sebanyak 7.238 unit dialokasikan untuk kawasan pesisir, 902 unit untuk wilayah perdesaan, dan 833 unit untuk kawasan perkotaan.

Khusus Kota Kendari, jumlah bantuan meningkat dari sekitar 131 unit pada tahun 2025 menjadi 548 unit pada tahun 2026. Menteri PKP juga menambah kuota bantuan setelah menerima laporan masih banyak warga yang membutuhkan rumah layak huni.
“Khusus Kendari saya naikkan lagi supaya semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tegasnya.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyatakan Pemerintah Kota Kendari siap mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat dalam penanganan rumah tidak layak huni. Selain mendukung proses pembangunan rumah keluarga Hatta, pemerintah kota juga menyiapkan rumah susun sebagai tempat tinggal sementara selama proses pembangunan berlangsung.
