Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Menteri PKP yang menilai sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan kawasan kumuh.

“Saya senang sekali, Bu Wali Kota juga tadi siapkan rusun jadi warga bisa pindah. Itu artinya ada gotong royong antara pemerintah pusat dan pemerintah kota,” ujar Maruarar.

Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae yang membantu menutupi kebutuhan biaya pembangunan rumah Hatta. Bantuan itu diberikan karena biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp80 juta, sedangkan bantuan BSPS yang diberikan pemerintah sebesar Rp20 juta.

Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meninjau langsung kawasan permukiman warga di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Foto: Ist.

 

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi III, Bahtiar, mengatakan program BSPS tahun ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja.