Baca Juga: Heboh Suplai Dana SPPG Dihentikan, Begini Penjelasan Resmi Bos Baru BGN

Ia mengungkapkan hasil pengecekan awal terhadap progres pembangunan yang hanya mencapai sebagian kecil dari target. Dalam keterangannya, Dody mengatakan,

"Bingung saya. Kok bisa progres 10 persen, ini kan Juni mesti selesai? Wah, itu kemudian langsung saya cek semua. Ada kontrak yang kontraknya itu Oktober," ucapnya, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (6/6/2026).

Selain persoalan keterlambatan, Dody juga menyoroti adanya indikasi praktik pengambilan keuntungan dari dana awal proyek atau uang muka pekerjaan. Menurutnya, pola tersebut diduga terjadi dengan cara menarik sebagian dana di awal kontrak sebelum pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan bahwa praktik tersebut berkaitan dengan persentase tertentu dari nilai proyek.